GMHP Masyarakat Bersama Tim Komisioner KPU

foto bersama kuisioner kpu

Tulang bawang – KPU mengajak masyarakat menyukseskan Pemilu 2019 melalui Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Komisioner, PKK serta PPS Rawa Pitu melakukan terjun kelapangan untuk melakukan Gerakan Melindungi hak Pilih (GMHP) dilakukan pada tanggal 20|10|18 di kampung Duta Yosomulyo. GMHP ini sebenarnya dilakukan mulai dari Kegiatan GMHP akan berlangsung dari tanggal 1 Oktober hingga 28 Oktober mendatang.menuju DPT yang terakhir. Gerakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019.

Dulu waktu pemilihan gubernur jika warga setempat tidak memiliki identitas atau E-ktp maka tidak perlu didata namun hanya perlu diberi sosialisasi untuk segera membuat identitas. Tetapi sekarang ini jika ada warganya yang tidak memiliki identitas maka wajib dicatat dan dimintai biodatanya guna untuk dicek dalam GMHP masyarakat.

Tanya jawab seputar GMHP

Komisioner Reza memberi kesemptan kepada seluruh PPS Rawa pitu untuk mengeluarkan berbagai macam masalah yang ia hadapi dilapangan. Karena sangat banyaknya permasalahan yang pps hadapi selama ini. ketua PPK Sumartono juga menyampaikan bahwa banyak hal yang sekarang ini kita harus lakukan untuk menyukseskan pemilu 2019.

Tanya jawab yang pertama kali ialah Januri dari kampung Batang Hari yang bertanya tentang, bagaimana caranya kita menyikapi warga yang tinggal ditempat kita sudah bertahun-tahun tetapi tidak memiliki identitas apapun, kita sebagai panitia pemilu harus berbuat apa? Maka jawaban dari pihak komisioner ialah Tidak usah didata karena warga itu tidak memilki identitas.

 Pertanyaan Kedua oleh Sofyan Arifin dari kampung Sumber Agung bertanya dan pertanyaannya ialah Warga kami sudah sangat berumur dalam arti umurnya sudah tua dan memiliki identitas namun masih identitas zaman dulu dan itu tidak ada NIK nya dan KK nya itu dibawa oleh suaminya dipringsewu, langkah apa yang bisa kami ambil untuk maslah ini? Jawab dari komisioner ialah tidak perlu didata juga karena tidak ada Nomor induk Kependudukannya.

Dan pertanyaan Terakhir dari Gunawan Isnanto dari kampung rawa ragil yang bertanya tentang identitas yang pertanyaannya ialah ada warga kami itu dia sudah menikah dan bahkan sudah mempunyai anak tetapi tidak mau membuat Kartu keluarga dan perubahan alamat pada ktp nya padahal sudah kami ingatkan dan sudah diberi sosialisasi. Apa langkah yang seharusnya bisa kita ambil bu, sedangkan jika kita sudah mau memasukan maka akan terjadi kegandaan anatra kampung. Jawabnya ya berarti mereka bisa menggunakan hak pilih mereka dengan syarat memilih di daeragh mereka masing-masing.

Komisioner Melakukan MGHP

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan