MUSIM PENGHUJAN MENJADI HIBURAN ANAK KAMPUNG BATANG HARI

Batang hari, 7/12/2017

bulan desember adalah musim penghujan dan di kampung batang hari musim penghujan adalah musim genangan air yang membuat warga kampun batang hari sering mengeluh adalah sulitnya akses jalan yang belum diaspal dan masih tanah merah akibatnya terjadi penurunan perputaran ekonomi pada tiap musim penghujan karena petani kesulitan mendistribusikan hasil tani keluar wilayah kampung Batang Hari.

Masalah lain yang dialami warga kampung Batang Hari adalah tidak bisa dilaksanakannya kegiatan rutin petani karet karena saat musim penghujan pohon karet tidak dapat di deres karena batang pohon yang basah tidak dapat mengalirkan getah karet dengan sempurna selain itu bataok karet yang telah terisi getah tidak dapat di cuka untuk membekukan getah karena tercampur dengan air sehingga secara otomatis menurunkan hasil ekonomi warga.

Berbeda dengan beberapa masalah yang dialami oleh warga diatas  musim penghujan di bulan desember yang menyebabkan meluapnya air irigasi di kampung batang hari malah menjadi daya tarik dan bonus bagi anak-anak kampung batang hari apalagi akhir desember bertepatan dengan hari libur sekolah sehingga meluapnya air menjadi hiburan bagi anak-anak untuk mengisi hari libur sekolah.

Setiap pagi dan sore anak-anak kampung batang hari menjadikan luapan air irigasi sebagai arena bermain getek dari batang pisang yang sering disebut gedebok oleh warga kampung batang hari, getek hasil rakitan mereka dijadikan alat untuk menikmati aliras air irigasi. Selain itu anak kampung batang hari selalu menyambut musim penghujan untuk mencari ikan di pintu air yang meluap, hal itu menjadi hiburan bagi mereka dan juga dapat membantu ibu mencari lauk untuk dimasak di rumah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan